Ibnu Rusyd sang cahaya eropa biografi singkat



Judul Buku: ibnu rusyd, tokoh filsafat islam

Penulis        : Yoli Hemdi

Penerbit     : PT. Luxima Metro Media

Tahun         : 2019

Isbn             : 978-602-268-482-2

 

Bismillahirrahmanirrahim

Singkat saja kali ini saya akan menjelaskan tokoh filsuf Islam yang bernama Ibnu Rusyd, beliau ini lahir dari keluarga yang terhormat, ayahnya merupakan hakim agung yang berhubungan dengan kerajaan, dari kecil beliau sudah belajar berbagai hadist dan Al-Qur'an, akidah, fiqih untuk menjadi landasan kuat sebagai seorang intelektual.

Bidang ilmu beliau itu yaitu kedokteran beliau pernah menjadi tabib kerajaan, banyak keluarga kerajaan yang disembuhkan oleh beliau, terutama penyakit stroke, mata, beliau juga menekuni ilmu kedokteran dengan berfikir secara benar, bahkan ilmu kedokteran nya dipakai hingga sebagai landasan ilmu kedokteran modern.

Selain ilmu kedokteran beliau juga merupakan seorang hakim di bidang hukum, beliau banyak menulis kitab hukum Islam, berdasarkan kajian yang benar, disamping itu beliau juga seorang astronom, beliau mencetuskan ide bahwa bumi itu atau planet-planet di luar sana berputar sesuai orbitnya, beliau menambahkan bahwa benda langit itu terbagi menjadi 3, pertama yang di lihat oleh mata, dan yang kedua yang memerlukan bantuan alat, dan terakhir yang harus menggunakan filsafat, bahkan sekarang benda-benda langit ada yang di beri nama beliau, sebagai tanda jasa akan keilmuan beliau.

Beliau sempat di asingkan, karena tuduhan yang tidak berdasar, beliau di cap sebagai sesat, dan banyak karya-karya nya dibakar, bahkan hingga sekarang karya beliau yang ditemukan harusnya lebih banyak dari pada yang hilang. Selagi di pengasingannya, beliau tetap menulis kitab-kitab, beliau selalu mengajar dengan murid dari lintas bangsa dan agama. Beberapa ilmuan eropa yang kala itu eropa masih sangat sentral dengan mistis dan tahayul, Ibnu Rusyd memberikan suatu pencerahan dengan akal manusia yang benar, dan intelektual eropa pun banyak menggunakan ilmu beliau sebagai kebangkitan pemikiran eropa.

Yang terakhir ini hal yang sangat penting yang ingin beliau sampaikan, bahwa filsafat dan agama itu merupakan kajian yang sejalan dan tidak bersimpangan, bawah filsafat harus menggunakan akal, dan Islam juga di Al-Qur'an harus menerangkan sesuatu dengan akal, jadi hal ini selaras dan berdampingan.

Sekian terimakasih


Sumber:

https://bacabuku.com/book/BK18493/buku-anak-ibnu-rusyd-tokoh-filsafat-islam?alias=gm&srsltid=AU7gw4VxFlMF_BvcaogjtgGwo9W0D9BGkpqVpJ4S3d4TiNkDu_49p17q

Posting Komentar